Get Adobe Flash player

Alumni SMPN 1 Culamega

Login Form

free counters

Foto Guru dan Karyawan

H. Enom Rusmana
Eis
Dede Budiana
Yoyo
Ai Herti
Rusmawan
Jeni
Aay
Elin
Elis
Abas
Wantu
Irma
Hj Nia
Teti
Nurhayati
Tuti
Ubaidillah
Kartini
Gugi
User Rating:  / 0
PoorBest 

Lagi-lagi pencurian sarana pendidikan di wilayah Tasikmalaya Selatan kembali terjadi, kali ini sebanyak 18 unit komputer yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui kemendiknas tiga bulan yang lalu milik SMPN 1 Culamega raib di gasak maling, kejadian pencurian itu sendiri terjadi  pada Jum’at dinihari tanggal 11 januari 2013  kemarin. Raibnya 18 unit computer yang merupakan alat praktek TI  siswa tersebut di sinyalir ada kaitanya dengan kejadian serupa yang menimpa SMPN 3 Cipatujah beberapa hari sebelumnya, dalam aksinya tersebut para pencuri merusak jendela ruangan media yang menjadi penyimpanan puluhan computer, yang lebih mengherankan adalah para pencuri hanya mengambil belasan Komputer tersebut yang masih dalam kondisi terbungkus Dus karena belum di gunakan sedangkan computer lainya tidak di ambil satupun.

Anggota Polsek Bantarkalong sedang mengadakan olah TKP terkait pencurian belasan komputer milik SMPN 1 Culamega

 

H. Enom Rusmana  Kepala Sekolah SMP 1 Culamega  menuturkan bahwa pencurian tersebut baru diketahui  dirinya sekitar pukul  04.00 wib saat akan berangkat ke mesjid di belakang sekolah untuk menunaikan sholat subuh Enom mendapati kaca nako yang menumpuk di bawah jendela ruang kelas, padahal  saat itu di sekolahnya tersebut tidak sedang ada  perbaikan sebelumnya, penasaran dengan keberadaan kaca nako tersebut, Enom bersama penjaga sekolah  Abidin bergegas mengecek  ruangan  tempat disimpannya ke 18 komputer yang masih dalam dus dan belum dipasangkan serta di simpan di sudut ruangan, ternyata keberadaanya sudah raib dari tempatnya semula.

Sementara Kapolsek Bantarkalong AKP. H Dadi Sadriah SH. MM melalui Kepala Unit Reskrim Aiptu Sahyan di sela olah TKP mengatakan bahwa anggota Polsek Bantarkalong setelah menadap laporan dari H. Enom mereka langsung bergerak ke TKP untuk melakukan Olah TKP dengan melakukan penyisiran dan identifikasi, “Analisa awal kami,  pencuri yang menggasak computer ini lebih dari 2 orang karena kemungkinan besar mereka masuk dan mengambil 18 unit Komputer tersebut malalui jendela dengan sebelumnya mencopot kaca nako dan memotong teralis besinya, kemungkinan ada yang bertugas di dalam untuk mengambil barang dari dalam dan ada yang bertugas menerima dari luar, untuk sementara kami baru mengumpulkan data seperti sidik jari dan alat bukti lainya untuk selanjutnya akan kami lanjutkan ke tahap pengembangan, terang Sahyan.

Aiptu Sahyan menghimbau  sebagai langkah antisipasi tidak terulangnya kasus pencurian di sekolah, maupun instansi baik swasta maupun pemerintah agar hendaknya meningkatkan kewaspadaan dan memperketat penjagaan keamanan di instansinya masing masing,” pungkasnya. ( Den Bagus )

Add comment


Security code
Refresh

Kalender Islam


Pesan dan Kesan

Search

001046835
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
191
158
1498
1041686
8222
14500
1046835

Your IP: 54.198.122.70
Server Time: 2018-04-19 15:32:19

We have 55 guests and no members online