Get Adobe Flash player

Alumni SMPN 1 Culamega

Login Form

free counters

Foto Guru dan Karyawan

H. Enom Rusmana
Eis
Dede Budiana
Yoyo
Ai Herti
Rusmawan
Jeni
Aay
Elin
Elis
Abas
Wantu
Irma
Hj Nia
Teti
Nurhayati
Tuti
Ubaidillah
Kartini
Gugi

TASIK – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tasikmalaya memutuskan kegiatan belajar mengajar pada semester genap (2) tetap memakai kurikulum 2013 (kurtilas). Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat dengan seluruh kepala sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Drs H EZ Alfian MPd menerangkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan rapat dengan seluruh kepala sekolah terkait kebijakan penerapan kurtilas. “Sesuai dengan rakor (rapat koordinasi), khusus Kabupaten Tasik, bahwa kami akan melanjutkan implementasi kurikulum 2013 pada semua jenis atau jenjang pendidikan. Baik itu SMA, SMK, SMP termasuk SD,” ungkapnya saat menghubungi Radar melalui sambungan telepon, kemarin (1/1/2015).
Alasannya, lanjut dia, dari sisi teknis, kurtilas sudah diterapkan pada semester ganjil (1). Disdik juga sudah melakukan pelatihan penerapan kurikulum era Menteri M Nuh itu ke seluruh tenaga pendidik. Kemudian, semua pihak sudah sepakat bahwa kurtilas ini lebih menekankan pada pembentukan akhlak atau karakter. “Adapun yang selama ini dikeluhkan itu pada sistem penilaian, karena secara teknis itu memberatkan guru,” tuturnya.
Untuk solusi pemecahan persoalan tersebut, kata dia, Disdik akan melakukan penyederhanaan sistem penilaian dari sisi teknis. Misalnya redaksional penilaian dibuat lebih simpel, tidak rumit. Namun, esensinya tidak berubah. “Kami akan terus secara intensif melakukan pedampingan kepada guru. Karena, tetap guru-guru itu belum 100 persen paham,” ungkapnya.
Selain itu, terang dia, Disdik akan berupaya untuk melengkapi sarana prasana pembelajaran. Khususnya yang berkaitan dengan IT. Karena, kurtilas ini menggunakan scientific approach (pendekatan ilmiah).
Apa dampaknya jika kurtilas dihentikan? Menurut Alfian, salah satu poin masalah jika kurtilas dihentikan yaitu guru akan kekurangan jam pelajaran. Sehingga harus mengajar lagi ke tempat lain. Terlebih Disdik juga sudah menata guru agar tetap mengajar di satu sekolah sesuai kurtilas. (snd)

Sumber : http://www.radartasikmalaya.com/

Add comment


Security code
Refresh

Kalender Islam


Pesan dan Kesan

Search

001034560
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
223
270
2049
1029434
10339
13249
1034560

Your IP: 54.196.215.69
Server Time: 2018-02-23 14:08:03

We have 8 guests and no members online