Get Adobe Flash player

Alumni SMPN 1 Culamega

Login Form

free counters

Foto Guru dan Karyawan

H. Enom Rusmana
Dede Budiana
Yoyo
Ai Herti
Rusmawan
Jeni
Aay
Elin
Elis
Abas
Wantu
Irma
Hj Nia
Teti
Nurhayati
Tuti
Ubaidillah
Kartini
Gugi

Berita Pendidikan

MEDAN, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan contoh atau kisi-kisi soal demi memudahkan para guru menghadapi ujian kompetensi, yang dapat diakses secara gratis di http://ukg.kemdikbud.go.id/.

"Tinggal diakses saja, terus diunduh, di sana ada pedoman-pedoman bahasan yang diujikan, 30 persen pedagogik, 70 profesional," kata Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumatera Utara Bambang Winarji di Medan, Minggu (22/7/2012).

Ia mengatakan persiapan pelaksanaan UKG yang akan digelar pada 30 Juli 2012 sudah rampung. Sebanyak 51.324 orang guru dan kepala sekolah akan mengikuti ujian di 138 lokasi. Namun, dari jumlah itu, tiga lokasi dilakukan secara offline yang bertempat di Nias Barat.

"Kalau 135 titik dengan menggunakan sistem online, kalau tiga offline karena tidak bisa masuk jaringan internet. Jadi sistemnya diberikan soal melalui kertas seperti ujian sebelumnya," jelasnya.

Bambang menyatakan, setiap lokasi ujian akan diawasi satu pengawas, dan teknisi. Para peserta akan mengikuti ujian secara bergelombang.

"Karena keterbatasan perangkat, maka dilakukannya per gelombang. Setiap gelombang mengikuti ujian selama dua jam," katanya.

Dalam kesempatan itu ia juga mengimbau kepada para guru peserta uji kompetensi hendaknya tidak terpengaruh rayuan oknum tertentu yang dapat menyediakan bocoran soal dengan iming-iming uang.

Sebab, hal itu tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Panitia tidak mengetahui bocoran soal yang akan keluar dalam uji tersebut.

"Saya dapat informasi banyak yang membujuk guru dengan bocoran soal. Saya tegaskan itu tidak benar, tidak ada soal yang bocor. Dan, tidak ada yang tahu bentuk soalnya seperti apa karena semua berlangsung secara online," katanya.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/

Kompas.com - Perguruan Tinggi Negeri (PTN) boleh dibilang masih menjadi pilihan utama para siswa untuk melanjutkan studi karena alasan kualitas yang unggul dan biayanya murah. Alasan gengsi juga terkadang memengaruhi mengapa banyak siswa berlomba-lomba memilih PTN.

Ada beberapa jalur pendaftaran PTN, mulai dari penelurusan minat dan kemampuan (PMDK) hingga jalur prestasi. Jalur lain yang banyak dinantikan mereka yang tidak lolos  jalur-jalur tersebut adalah seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Tahun ini SNMPTN rencananya akan dilaksanakan pada 12-13 Juni 2012. Kendati risikonya tak seberat menghadapi ujian nasional, tetap diperlukan keseriusan dalam mempersiapkan diri.

Menurut Djoko Santoso, direktur jenderal pendidikan tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk memprediksi tingkat kesulitan soal SNMPTN, para siswa disarankan untuk memperlajari contoh soal dari pelaksanaan SNMPTN tahun-tahun sebelumnya.

"Kuasai pelajarannya dan pelajari pola soal melalui kisi-kisi yang beredar. Karena pola soal tak pernah berubah," kata Djoko.

Seperti pengalaman Dicky Dwiantana, mahasiswa semester III jurusan ilmu politik FISIP UI. Berdasarkan pengalamannya mengikuti ujian tulis SNMPTN tahun lalu, ia banyak mempelajari soal-soal tahun sebelumnya.

"Saya belajar dari soal tahun lalu. Karena pola soalnya selalu sama, hanya diganti sedikit," ujar Dicky.

Selain itu, sebaiknya siswa lebih fokus pada satu atau dua pelajaran yang dianggap sulit oleh kebanyakan orang. Dengan begitu, kita bisa merebut nilai dari pelajaran tersebut.

Untuk menguasai materi pelajaran, setiap orang memiliki durasi waktu yang berbeda. Namun beberapa mahasiswa yang diwawancara mengaku mereka tidak meluangkan waktu banyak untuk belajar.

"Nggak perlu lama-lama. Sejam juga cukup. Belajarnya nggak usah diforsir," kata Hanifah Amalia, mahasiswi Sastra Belanda Universitas Indonesia angkatan tahun 2011.  

Hanifah sendiri mengaku lebih suka belajar sendiri dan tidak mengikuti bimbingan belajar. "Saya hanya ikut bimbel selama tiga minggu dari lima minggu paket belajar intensif yang disediakan bimbel," paparnya.

Hanifah mengungkapkan, sesi bimbel sebenarnya bisa dipakai untuk aktif bertanya pada pengajar mengenai materi yang kurang dimengerti.

Beberapa persiapan lain yang harus dilakukan adalah meluangkan waktu untuk beristirahat. Belajar terus menerus bisa membuat kita lelah, padahal kondisi tubuh yang fit sangat penting pada saat hari H.

"Tes potensi akademik dalam SNMPTN sebenarnya nggak susah, cuma kalau kita kurang konsentrasi akan sulit mengerjakannya karena waktunya sedikit. Makanya tubuh harus fit," kata Abednego, mahasiswa Teknologi Bioproses dari Universitas Indonesia.

Hindari pula belajar terlalu keras sehari sebelum ujian. Persiapan belajar seharusnya dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya.

"Dua hari menjelang SNMPTN, saya sudah nggak belajar. Biar rileks dan nggak terlalu tegang nantinya. Jadi, hanya tidur-tiduran saja di rumah," tutur Awwah, mahasiswa teknik elektro.

Terakhir, tentu saja berdoa. "Faktor lain SNMPTN tak cuma kepintaran, doa dan restu orang tua itu penting," katanya.

Apabila ternyata tahun ini masih belum bisa lolos SNMPTN jangan sedih. Kita bisa mencobanya tahun depan, atau mempertimbangkan untuk memilih perguruan tinggi swasta. Selamat mencoba.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan memeriksa absensi guru-guru penerima tunjangan profesi. Hal itu dilakukan untuk mengetahui korelasi antara kesejahteraan dengan kualitas kinerja pada seluruh guru. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh mengatakan, absensi guru merupakan indikator termudah untuk mengetahui korelasi apakah tunjangan profesi dapat meningkatkan kinerja yang telah disertifikasi.

Selain itu, mantan Rektor ITS Surabaya ini juga mengakui hal ini perlu dilakukan karena banyak pihak termasuk anggota dewan yang meragukan adanya korelasi antara tunjangan profesi dengan peningkatan kinerja para guru. "Nantinya bisa dilihat absensi dari sekolah, kepala sekolah, atau kalau perlu dari para murid," ucapnya di Jakarta, Rabu (6/6/2012).

Ditegaskan Nuh, evaluasi kinerja guru tersertifikasi harus dilakukan menyusul telah dijaminnya kesejahteraan hidup para guru tersertifikasi. Selain absensi, Kemdikbud juga akan melihat berapa banyak modul atau bahan ajar yang sudah dihasilkan oleh masing-masing guru, serta inisiatif para guru dalam melakukan pendampingan pada siswa yang memiliki nilai rendah. "Yang jelas, pelaksanaan dan hasilnya akan kita umumkan tahun ini. Jika hasilnya tidak memuaskan, maka bisa dicabut tunjangan profesinya," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik (BPSDMP dan PMP) Kemendikbud, Syawal Gultom mengatakan, jumlah guru yang akan diuji ulang tahun ini mencapai 1.020.000 guru. Selain melihat absensi, maka kementerian akan mengevaluasi penguasaan materi ajar dan pedagogisnya. Sampai saat ini, pihaknya masih mengurus hal-hal teknis seperti pembuatan soal serta klarifikasi data.

Dia menjelaskan, evaluasi ini dilakukan untuk memetakan guru tersertifikasi yang kompeten. Bagi yang dinilai belum kompeten akan dilakukan pembinaan kembali. Namun apabila pembinaan itu tidak juga menghasilkan peningkatan kinerja, maka pada nantinya akan berpengaruh pada pencabutan hak menerima tunjangan profesi dan penurunan pangkat.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala SMP Negeri 1 Culamega Kabupaten Tasikmalaya Nomor : 423.7/060/SMP.01-Clmg/2012, tanggal 02 Juni 2012 memutuskan bahwa nama-nama di bawah ini :

No. Nama Ujian Nasional Nilai Sekolah Nilai Akhir Rata-rata Ket.
1 AA RINGGA 27,30 31,05 28,90 7,2 L
2 ADE WANDITO 25,70 30,63 27,70 6,9 L
3 AGIS MAULANA 27,40 30,92 28,80 7,2 L
4 AGUS SUMARYA 25,20 30,22 27,30 6,8 L
5 ANDI 26,45 30,78 28,20 7,1 L
6 ANDRIANA 25,10 29,17 26,80 6,7 L
7 ANWAR SANUSI 23,70 29,16 25,90 6,5 L
8 ASTRI NURBAETI 31,10 34,69 32,50 8,1 L
9 DEDE NOI 23,65 31,64 26,90 6,7 L
10 DEDE YUNINGSIH 28,85 30,35 29,40 7,4 L
11 DEDEN 25,90 30,08 27,60 6,9 L
12 DIKI 25,75 30,91 27,70 6,9 L
13 EKO SUTRISNO 19,30 29,99 23,50 5,9 L
14 EUIS AWALINA 25,00 29,93 27,00 6,8 L
15 HERU 25,50 29,68 27,20 6,8 L
16 LENI YULIANI 25,40 29,51 27,10 6,8 L
17 METIYAWATI 31,00 33,12 31,90 8,0 L
18 NELI AGUSTIN 30,20 32,71 31,20 7,8 L
19 NURUL ULPAH 27,15 30,10 28,30 7,1 L
20 POPI 23,00 29,99 25,80 6,5 L
21 RAMDANI 29,40 32,00 30,50 7,6 L
22 RINI MULYASARI 28,70 31,56 29,90 7,5 L
23 RISKA RUSTIAWATI 26,20 30,14 27,80 7,0 L
24 SITI AISYAH 25,60 31,41 28,00 7,0 L
25 SITI SOPIAH 27,90 30,91 29,20 7,3 L
26 SUPARDI 25,70 29,12 27,10 6,8 L
27 TATAN ADI RAHMANA 27,35 29,36 28,10 7,0 L
28 UJANG WAWAN RISTAMAN 23,75 29,89 26,30 6,6 L
29 YAMAN 26,95 29,75 28,10 7,0 L
30 YESI YULISTIA 28,30 31,29 29,60 7,4 L
31 YOLAN PURNAMASARI 28,90 32,79 30,60 7,7 L
32 ENCENG NOVA MARDIANA 25,40 29,85 27,20 6,8 L
33 ABDUL YANA 27,95 28,81 28,30 7,1 L
34 ADE BAGAS 28,30 28,75 28,50 7,1 L
35 AGIL HIDAYAT 26,70 29,89 28,00 7,0 L
36 AI SELA DARMAWATI 28,40 30,46 29,30 7,3 L
37 AI SITI YULIYANI 30,25 33,29 31,50 7,9 L
38 ARSI NURSAMSI 28,35 29,20 28,80 7,2 L
39 CECEP MULYADI 25,00 29,06 26,50 6,6 L
40 DELIS ALPIYANI 28,80 30,54 29,50 7,4 L
41 ELI KURNIA HERLIANI 29,25 32,07 30,40 7,6 L
42 HARYANI 26,75 29,53 27,90 7,0 L
43 IIK IRAWAN 25,00 28,82 26,50 6,6 L
44 INDRI RATNASARI 27,60 29,90 28,50 7,1 L
45 IRPAN NURUL FALAH 29,20 30,87 30,00 7,5 L
46 JAJANG ABDUL ROHMAN 24,75 29,66 26,70 6,7 L
47 JAMALUDIN 21,80 29,05 24,70 6,2 L
48 LISPIA AGUSTINI 29,20 32,74 30,60 7,7 L
49 MALA NURMALA 28,75 31,01 29,70 7,4 L
50 MESA 28,30 31,08 29,50 7,4 L
51 MIPTAHUDIN 26,25 29,22 27,40 6,9 L
52 MULYADI AGUSTRIANA 27,60 30,03 28,50 7,1 L
53 NOPAN PAUJAN 31,55 31,63 31,70 7,9 L
54 PUJI RAHAYU 35,10 35,32 35,30 8,8 L
55 RATIH TRESNA MAYANDANI 31,35 33,21 32,10 8,0 L
56 RIDWAN 23,15 29,38 25,70 6,4 L
57 RONI ROYANA 23,85 30,41 26,40 6,6 L
58 RUDIANTO 28,25 30,05 29,00 7,3 L
59 SITI ANISA MUTMAINNAH 33,65 35,54 34,40 8,6 L
60 SITI FATIMAH 28,15 30,14 29,00 7,3 L
61 SUNIARTI 25,55 29,68 27,20 6,8 L
62 UCU SAEPUL MUBAROK 29,90 32,61 31,00 7,8 L
63 OBI SURYADI 20,40 29,15 24,00 6,0 L
64 AAN KARMANAH 26,95 30,43 28,40 7,1 L
65 ABDUL AZIS 20,70 29,23 24,20 6,1 L
66 ADE LISNA 27,50 30,55 28,70 7,2 L
67 ADE NURDANI 28,05 31,42 29,50 7,4 L
68 AI IDA NURMAYANTI 20,35 30,84 24,50 6,1 L
69 ANIS FITRI KOSMAWATI 29,20 31,80 30,20 7,6 L
70 ASEP SETIAWAN 20,40 28,83 23,80 6,0 L
71 DONI DAMARA 27,25 30,05 28,40 7,1 L
72 DUDU PERMANA 26,60 29,59 27,90 7,0 L
73 ELIS SULASTRI 26,50 29,80 27,80 7,0 L
74 ESA FAUZI 29,25 31,30 30,10 7,5 L
75 IIS ARISKA 25,65 30,41 27,50 6,9 L
76 KIKI IRAWAN 26,25 29,44 27,60 6,9 L
77 MOH. SOHIBUDIN 27,35 31,48 29,00 7,3 L
78 NINA NURJANAH 28,75 31,47 29,80 7,5 L
79 NISA APIPAH 32,50 34,53 33,30 8,3 L
80 PUTRI ERMAYANTI 29,30 33,07 30,80 7,7 L
81 RESI ADE YISMA 26,80 30,17 28,10 7,0 L
82 RIJAL MUSTARI 26,15 30,08 27,70 6,9 L
83 RISTILIA 25,65 30,28 27,50 6,9 L
84 SAMSUL ARIPIN 18,35 29,69 23,00 5,8 L
85 SITI PATIMAH 28,55 31,66 29,80 7,5 L
86 SUPARMAN 25,90 29,72 27,50 6,9 L
87 TEDI 24,80 30,77 27,30 6,8 L
88 TIA SULISTIA ANDRIANI 20,35 30,04 24,20 6,1 L
89 TINA 20,05 28,87 23,50 5,9 L
90 TINO 29,90 32,52 30,90 7,7 L
91 USEP SAEPULOH 28,60 31,41 29,80 7,5 L
92 VIA DEPA RATNASARI 26,90 30,31 28,30 7,1 L
93 WILDANA 26,95 30,77 28,50 7,1 L
94 YAMIN YUNUS 21,80 28,87 24,60 6,2 L
95 YANTI OKTAVIANI 28,40 34,42 30,80 7,7 L
  • Nama-nama siswa kelas IX dinyatakan keputusan Kelulusannya.
  • Siswa yang dinyatakan lulus wajib mengikuti kegiatan cap tiga jari untuk penerbitan Surat Keterangan Hasil Ujian maupun Ijasah.
  • Pelaksanaan Perpisahan Kelas IX dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2012.

99.97% Siswa SMP Jabar Lulus UNINILAH.COM, Bandung - Dinas Pendidikan Jawa Barat memastikan 99,97% siswa/siswi tingkat SMP se-Jawa Barat dari 668,386 peserta se-Jawa Barat Pada tahun ajaran 2011/2012, lulus Ujian Nasional (UN).

”Prosentase kelulusan SMP di Jawa Barat tidak jauh berbeda dengan tahun ajaran 2010/2011. Prosentasi kelulusan adalah 99,97% atau hanya 0,03% dari jumlah peserta yang tidak lulus. Kalau dijumlahkan sekitar 215 orang tidak lulus,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Jabar merangkap Sekretaris UN Jabar, Dede Hasan ketika ditemui INILAH.COM, saat pembagian Hasil Ujian Nasional SMP se-Jawa Barat, di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, Jalan Dr Radjiman Kota Bandung, Kamis (31/5/2012) malam.

Untuk permasalahan nilai, Dede mengungkapkan masih akan ada perubahan. Pasalnya, masih ada soal-soal yang masih harus dikoreksi ulang dan akan mempengaruhi data.

“Ada proses perbaikan dan koreksi yang akan merubah prosentase kelulusan dan merubah nilai-nilai yang sudah ada, itu dikarenakan masih ada entry data nilai dari sekolah yang salah, tapi mudah-mudahan besok sudah selesai,” ungkapnya.

Untuk nilai masing-masing mata pelajaran, Dede menyebut nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tahun ini jauh lebih baik dibanding tahun kemarin.

“Ada peningkatan, kalau tahun kemarin Bahasa Inggris yang lebih tinggi dari Bahasa Indonesia, tahun sekarang nilai Bahasa Indonesia yang lebih tinggi dari Bahasa Inggris,” ujarnya.[ang]

Sumber : http://www.inilahjabar.com/

Kalender Islam


Pesan dan Kesan

Search

000994571
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
104
225
1344
992276
4069
4095
994571

Your IP: 54.166.245.10
Server Time: 2017-10-22 10:03:29

We have 29 guests and no members online

Komentar Terakhir